Case Study: Market-Driven Reformulation & Phase Stability in a Silicone-Based Setting Spray

Project Snapshot

  • Project: ULTRA GLOW Vitamin Face Mist & Setting Spray
  • Role: Product Development Specialist (R&D)
  • Category: Makeup-Skincare Hybrid
  • Core Problem Solved: Mengeksekusi reformulasi total yang dipicu oleh hasil competitor benchmarking. Dengan mengganti sistem humektan murni menjadi teknologi silicone film-former, formula berhasil memberikan efek blurring visual dan ketahanan *makeup* superior, sekaligus memecahkan tantangan kritis dalam menstabilkan fase silikon-air secara termodinamis.
⚠️ Challenge
➔
🔍 Root Cause
➔
⚙️ Optimization
➔
✅ Result & Impact
The Challenge (Tantangan Utama)

Meskipun draf formula awal (berbasis Niacinamide-Moringa) telah memenuhi target teknis internal, produk ini menghadapi potensi inferioritas komersial:

  1. Kekalahan Benchmark Kompetitor: Kajian pasar menunjukkan bahwa produk setting spray papan atas mengandalkan teknologi silicone film-former untuk menghasilkan efek penghalusan pori instan (blur) dan daya tahan tata rias (long-wear) yang tidak dapat direplikasi secara setara oleh agen humektan atau film hyaluronate murni.
  2. Risiko Pemisahan Fase: Transisi ke sistem silikon volatil membawa risiko tinggi pemisahan fase antara air dan silikon pada larutan jernih.
Root Cause Investigation (Analisis Akar Masalah)

Alih-alih memaksakan formula lama, investigasi difokuskan pada rekayasa matriks silikon yang stabil:

  • Mekanisme Optical Blurring: Efek blur dan penahan riasan tahan gesekan murni dihasilkan dari pembentukan lapisan semi-permeabel oleh Trimethylsiloxysilicate (resin silikon) yang mengendap rata setelah carrier volatilenya menguap. Hal ini memaksa perubahan paradigma perumusan dari basis air menjadi hibrida silikon-air.
Strategic Action & Optimization (Tindakan & Optimasi Proses)
  • Pivot Formulasi Total: Mengganti basis lama dengan kompleks Disiloxane, Trimethylsiloxysilicate, dan Dimethiconol, sambil mengawinkannya dengan Vitamin C (Ascorbic Acid) dan Peptida (Acetyl Hexapeptide-30) agar klaim nutrisi kulit tetap dipertahankan.
  • Kontrol Homogenitas Fase: Menyempurnakan protokol pencampuran. Seluruh bahan Fase B (silikon) dilarutkan secara tuntas secara mandiri, kemudian dihomogenisasi dengan Fase A (air) menggunakan agitasi kecepatan tinggi selama 5–10 menit untuk mencegah presipitasi molekuler.
Business Impact & Technical Results

Keputusan radikal untuk mengorbankan formula yang sudah jadi demi mencapai standar pasar (market-driven formulation) berbuah manis, menghasilkan produk *hybrid* riasan-perawatan dengan performa teknis tingkat tinggi.

⏱️
Drying Time
±55s ➔ ±18s
Sistem *carrier* volatil mengering ultra-cepat di permukaan kulit.
🛡️
Setting Performance
4 Hours ➔ 9 Hours
Ketahanan tata rias meningkat dua kali lipat tanpa terasa berat.
✨
Phase Stability
Clear & Homogenous
Tidak ada pemisahan fase silikon-air selama 3 bulan uji dipercepat (45°C).
✅
Project Status
BPOM Ready
Formula tervalidasi penuh sebagai dasar pengajuan registrasi kosmetik.

Laporan Riset Teknis (Versi Portofolio)


Catatan Portofolio: Portofolio ini menyajikan versi yang telah disanitasi dari proyek R&D asli. Informasi rahasia, termasuk persentase formulasi spesifik, detail supplier, Sertifikat Analisis (CoA), rekaman produksi, dan dokumentasi kepemilikan, telah dihilangkan atau digeneralisasi dengan sengaja untuk melindungi kekayaan intelektual kelompok riset.

< Back to Home